28 Maret 2010

Psycologi trading

Apa sih psycologi trading itu?
entahlah aku juga kurang begitu ngerti apa maksud para master dengan yang disebut psycologi trading. Tapi setelah baca-baca beberapa tutorial trading dan mencoba market akhirnya aku dapat suatu kesimpulan apa itu psycologi trading.

Psycologi trading menurutku adalah sikap kita dalam menghadapi market, nah karena ini berhubungan dengan sikap tentunya ada hubungannya dengan disiplin atau aturan. Loh emangnya trading forex ada aturannya???
hmmm... aturan ini lebih cenderung pada mengatur diri sendiri dalam menyikapi market agar kita bisa survive dan tidak terjebak arus.

Misalnya kita sedang berselancar maka harga itu ibaratnya seperti gelombang, jadi kita harus tahu beberapa hal agar bisa menikmati selancar. Misalnya seberapa besar ombak yg akan kita gunakan selancar, dimana kita bisa mulai menaiki papan selancar kita, kearah mana kita berselancar, dan kapan harus mengakhiri aksi selancar kita untuk menjemput ombak berikutnya. dan juga kita juga harus tau area berbahaya yang banyak batu karangnya agar kita tidak terhempas ke batu karang.

Nah begitupun dengan trading forex, kita harus tau beberapa hal tersebut dan melatih diri kita untuk menyikapi hal itu, agar kita bisa selamat dengan profit yg lumayan dan tidak jadi lumanyun :D apalagi jadi korban iklan trading system hehehe....



Berikut ini hal-hal yg biasa aku perhatikan dalam trading forex:
1. tahu kapan saat yg tepat untuk open.
2. tahu kapan saatnya harus close.
3. tahu kapan saatnya harus cut loss.
4. tahu kemana arah pergerakan harga.
5. tahu seberapa jauh harga akan bergerak.
6. tahu kapan saatnya hanya melihat saja.
7. tahu seberapa kekuatan modal(margin) kita untuk menghadapi pergerakan harga.


nah loh banyak banget tho disiplinnya? terutama yang nomor 7 harus diperhitungkan dengan akurat.
loh kok nomor 7 bukan nomor 1?
ah cukup sederhana.... tiap pendatang baru dalam dunia trading forex pasti akan kolaps saat mengabaikan nomor 7 dan baru akan disadari belakangan. hayo... ngaku :D

Bahkan ada beberapa korban yang saking traumatisnya dia sampe2 punya prinsip anti indikator! forex itu judi! tukang tipu! de el el....
pokoknya banyak banget sikap2 negatif dalam menanggapi forex trading....

loh kok bisa sampe segitunya ya :D
so temen-temen nanti jangan kaget kalo pas nulis tutorial atau pembahasan indikator dan trading sistem langsung ada yg komentar dengan berbagai komentar negatif, nah itulah orang2 traumatis yg tidak memperhatikan psycologi trading terutama nomor7 makanya jadi psyco forex sindrome :D
haiyah ngarang aja lo ram :jitak:

nah lalu bagaimana mengatasinya?
1. buat perencanaan dan riset mulai dari no1 sampai no7 diatas!
2. tulis diatas kertas tentang perencanaan tersebut!
3. kalo perlu buat "kitab undang-undang" nya :D
4. nah untuk poin 1 sampai 6 silahkan gunakan berbagai indikator dan analisa teknikal yang sesuai dengan kamu! asal bisa untuk mengetahui poin 1 sampai 6 tersebut.
5. nah untuk yg terakhir sebaiknya kamu hitung berapa poin take profit yang kamu targetkan, berapa stoploss yang harus dipasang dan dari situlah hitung berapa margin yang akan kamu pake dan berapa available margin yg disisakan.

dan pesan terakhir saya
Gunakan virtual forex atau demo account untuk melakukan riset dan penelitian dalam mempelajari dari poin 1 sampai 7 diatas. Kalo udah benar-benar mantap dan teruji baru gunakan live account(duit beneran)!!!

2 Komentar:

Indo Nusa Trader mengatakan...

salam knal bro.
bener banget, psikologi lah yang paling pertama harus dijinakkan kalau mau survive di dunia trading forex.

Seoerti juga tyang aku pernah baca di http://www.forexindo.com/forum/diskusi-pemula/1812-20-aturan-disiplin-dalam-forex.html

fxunderground mengatakan...

Sepakat... Psikologi itu termasuk faktor penentu, mungkin malah berada di nomor satu, kemudian disusul money management, dan seterusnya...

Implementasinya mungkin, selalu berada dalam kondisi fit dan selalu berusaha bersikap tenang.