Analisa fundamental dan analisa teknikal sekilas seperti dua macam analisa yang gak nyambung di dunia forex. Banyak trader forex menganggap analisa teknikal dan fundamental itu tidak bisa digabung! ah masa iya???
hehe... saya kadang mendebat teman-teman trader yg menyatakan kalo analisa fundamental dan teknikal gak bisa disatukan. yah perdebatan ngeyel mengeyel, beda pandangan itu wajar. Saya pun memaklumi kalo teman-teman ada yg berpendapat seperti itu.
Nah disini saya mencoba menjelaskan hubungan analisa fundamental dan teknikal serta bagaimana cara memadukan keduanya biar harmonis dan serasi hingga akhirnya profit masuk kantong kita... cring... cring... cring... $$$ booked....
Perhatikan chart EUR/USD berikut saat keluar news yg lumayan efeknya
ok ini adalah pengalaman saya hari jumat malam kemaren, saat saya sedang asik2nya chatting dengan trader lain di Marketiva eh tiba2 harga bergerak kencang naik keatas sampai 3 candle putih terbentuk(di timeframe 5m yg artinya selama 15menit harga terus naik). hehe... kaget pasti, ada apa ini? tapi jangan panik!!!
Lalu saya buka forexfactory.com oh ternyata ada news keluar yg berpengaruh terhadap pair EUR/USD. Apa yg saya lakukan? menyesal karena terlambat open buy? tidak! saya masih menyempatkan open posisi buy ketika candle ke3 belum selesai terbentuk. wah tapikan harga udah terlalu tinggi bahaya dong kalo reverse.... mungkin itu yg ada dipikiran teman2 trader, jujur saya jg sempat berpikir seperti itu.
Lalu apa yg saya lakukan? cuma bengong? tentu saja tidak... lihat gambar berikut...
yang saya lakukan adalah melirik MACD periode 12,26,9 (defaultnya di marketiva)... wah MACD masih naik kenceng belum ada tanda2 pelemahan trend makanya saya berani open buy!
terus saya menentukan target close... caranya adalah menunggu harga melemah atau retrace yg perarti puncak telah terbentuk. Pada chart diatas bisa dilihat terbentuk 1 candle hitam artinya harga sempat melemah dan bergerak turun, nah saat itulah saya tarik fibonacci retracement dari harga terendah hingga harga tertinggi(saat harga mulai melemah).
gimana? udah mulai jelaskan?
Target saya letakkan pada golden ratio fibonacci level 161.8
lho kok yakin harga akan mencapai level itu ram???
pertimbangan saya sebagai berikut:
-banyak para pakar trader terdahulu yg percaya golden ratio 161.8 akan sering tersentuh
-MACD belum menunjukkan divergen(pelemahan trend) artinya puncak harga belum tercapai.
-pengalaman malam sebelumnya pada kasus serupa saya sempat melakukan test yg serupa dan level 161.8 tercapai..
Bagaimana kalo ternyata harga bukan naik tapi malah turun terus? gitu aja kok repot... pasang aja SL(stoploss) di level 0 fibonacci tersebut.
apa yang terjadi? harga sempat turun drastis yg sempat bikin banyak trader pemula seperti saya waswas dan kebingungan. Lihatkan candle hitam yg turun cukup lumayan tajam? tapi saya justru open buy lagi saat harga turun lumayan jauh...
dan berkat kesabaran, moneymanajement yg bagus, analisa teknikal yg meyakinkan maka kita bisa meraup keuntungan dari pergerakan harga ketika muncul news (analisa fundamental).
Nah gimana masih belum percaya ternyata analisa fundamental dan teknikal bisa digabungkan menjadi jurus maut??? :D
kesimpulannya:
-analisa fundamental akan memicu spontanitas trader untuk melakukan open posisi yg mengakibatkan harga bergerak tajam!!! (eliot wave1)
-akan ada perlawanan saat trader sudah mulai ngeri untuk terus buy dan akhirnya close buy secara dini, harga melemah dan bahkan turun karena sebagian trader lagi melakukan open sell berharap dapat posisi puncak(elliot wave2)
-ternyata kekuatan sell tidak mampu menurunkan harga lebih rendah dari harga saat news dirilis. akibatnya harga kembali naik, dan turun lagi naik lagi gak karuan. trend naik melemah(elliot wave 3-5)
-ratio 161.8 akan tersentuh entah beberapa menit kedepan, dan disitulah kita bisa mengais profit ;)
10 April 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
2kmegs.com payah
(1)
adsens
(1)
alexa rank
(1)
bisnis online
(10)
blacklist webhosting
(1)
curhat
(7)
e-currency
(2)
ekonomi rakyat
(2)
elpiji
(1)
EUR/USD
(7)
iklan gratis
(2)
iseng
(6)
koperasi
(1)
Ledakan gas
(1)
marketiva
(2)
Portable PDF
(1)
PTC
(3)
REnunGAN
(1)
SEO
(12)
streamster
(2)
trading forex
(9)
trailingstop
(2)
trik bisnis
(5)
tutorial blogger
(7)
tutorial blogspot
(5)
10 Komentar:
Lho... ehehehe... :) yang ngomong begitu mungkin trader intraday yang bermain di time frame kecil (4h ke bawah). time frame yang lebih besar (weekly, monthly) itu memang erat hubungannya dengan fundamental (kebijakan fiskal, moneter, interest rate, inflasi, ekonomi mikro & makro, situasi politik, dan seterusnya). Mungkin begitu. Tolong diralat apabila keliru. Maklumlah, saya cuma orang IT yang gak terlalu paham soal2 kayak gini. Saya sih murni teknikal, yang selalu mapping chart mulai dari 4H sampai ke TF 15 menit.
hehe... trik ini memang diterapkan pada timeframe 5m saat news muncul. saya beri judul news trader karena memanfaatkan moment(kesempatan) saat news muncul.
ehecm... pengalaman saya untuk long term tidak begitu bagus karena menurut saya pergerakan harga lebih banyak dipengaruhi news2 yg muncul, misal jam sekian news USD bagus maka harga EUR/USD turun tp beberapa jam lagi muncul news2 EUR yg bagus dan mungkin beberapa news berturut2 akibatnya harga EUR/USD naik berturut2 dan berlawanan dengan news USD yg pertama. selain itu news juga dipengaruhi sentimen trader terhadap news yg keluar. oleh karena itu saya enggan trading long term karena terlalu banyak faktor yg membentuk pergerakan harga. dan bahkan teori elliot wave, fibonacci dan MA pun bisa salah jika dipake untuk long term(kondisi sideway tuk long term/zigzag gak jelas terlalu spike seperti keadaan bulan2 dan bulan3 kemaren di pair EUR/USD).
menurut saya pribadi lebih baik meraup 30-50pip tiap news muncul dari pada trade bulanan/mingguan tapi hasilnya cuma 100-150pip doang.
coba pertimbangkan kondisi ini:
misal jika dalam satu bulan ada 100news yg muncul maka kita bisa meraup 30x100=3000pip(diperoleh dari naik turun harga)
kalo kita trade bulanan dengan analisa teknikal murni mungkin kita cuma dapat 300pip jika harga ternyata sideway(dalam 1bulan).
jika harga trend kuat dalam 1bulan maka yg diperoleh oleh trader intraday(khusus news trader) dan trader bulanan adalah hampir sama.
ehehehe... jangan under-estimate kawan2 kita yang main longterm. karena mereka bisa averaging profit, barangkali ketika kita malah sibuk dengan averaging loss (martingale) dalam trading intraday.
Dalam pertimbangan2 fundamental dan teknikal, yang mungkin porsinya sama, ketika mereka bisa mengikuti ayunan tf weekly atau bahkan monthly, maka (mungkin) kepuasan batin menjadi lebih berharga ketimbang banyaknya jumlah pips yang didapat. kira2 begitu...
hehe averaging profit? loh trader intraday juga dong jadinya kalo tiap hari juga nambah open lagi XD
kirain yg maen long term cuma analisa trus open sekali dalam sebulan atau seminggu apapun hasilnya -gege- maklum anggapan newbie...
kepuasan bagi saya adalah bisa membaca pergerakan ayunan harga tiap saya online. hmm berarti lebih puas trader intraday daripada long term trader(yg jarang online).
whereever, dimanapun timeframe yg dibuka saya rasa teori analisa teknikalnya tetep sama. mau pake tf gede atau tf kecil toh yg kita cari adalah arah harga dan puncak2nya atau lembah2nya, saat open yg tepat dan saat close yg tepat pula, bukan begitu???
siapa yg gak mau dpt profit banyak?
o iya trik di artikel ini bukan averaging, memang dicontoh itu saya melakukan 2 open posisi buy karena yg saya lihat trend naik sangat kuat... jadi jangan diambil averagingnya ya tapi pelajari cara menempatkan target dan pertimbangan open yg terlihat seperti terlambat tapi sebenarnya belum. disitu saya gunakan MACD tuk melihat kekuatan trend(terlambat atau tidak tuk open) dan fibonacci tuk menentukan target dan resiko(SL) yg perlu diambil, jadi gak perlu lagi mantengin chart sampai reverse.
menurut saya longterm trader lbh mudah ketimbang jd intraday krn ckp analisa sekali pake TF gede lalu ditinggal utk bbrp mgg/bln bahkan tahun, g seperti intraday yg hrs mantengin chart/analisa tiap hari klo mw trading..(pandangan newbie aja ne)..huhuhu akhirnya kmbl kpd diri masing2.. semua type trader baik jika dia mampu menghasilkan profit..gitu aja kok repot..:D
betul betul betul -siul2-
Master, ini kan kalo grafiknya lg naik. Tapi klo kebalikannya gmn? Pake indikator apa? fibonaci jg? Klo iya, gmn cara pakainya? Thx master. Maklum newbie berat
kalo harga saat news dirilis adalah turun maka tinggal dibalik saja fibonaccinya 0 ada diatas(harga saat news dirilis) 100 di bawah(saat harga mulai ada tanda2 pelemahan gerakan) trus lihat jg macd dah ada divergen apa belum.
Poskan Komentar